Minggu, 28 Agustus 2016

Lingkungan adalah sebuah komponen yang penting bagi kelangsungan hidup setiap makhluk, tak terkecuali manusia. Kita tahu bahwa di Indonesia sendiri terdapat beraneka ragam tumbuhan yang membuat lingkungan dinegara kita ini semakin beragam. Bukan hanya di darat namun juga dasar laut indonesia yang menyuguhkan keindahan terumbu karang tempat tinggal makhluk dibawah laut. Bukan kah indah Indonesia ini? dari ujung barat Sabang, sampai ujung timur Merauke, ujung utara pulau pulau Miangas, sampai ujung selatan pulau Rote menyuguhkan keindahan lingkungan alam yang menjadi suatu kesatuan Negara Indonesia.



         Kenapa kita masih ragu? bukankah saat naik kepuncak gunung kita akan mendapati betapa indahnya Indonesia itu, Rinjani, Kawah Ijen, Anak Karakatau yang fenomenal, hingga dinginnya salju di Puncak Jaya Papua. Pergi ke pantai pun dapat menjadi hal yang menyenangakan ketika kita melihat warna pasir merah muda ketika berada di Pantai Pink, berselancar di Pantai Ombak Tujuh Sukabumi, bahkan kita dapat menyelam untuk melihat betapa indahnya bawah laut Indonesia di Taman Laut Bunaken. Jelas bukan rahasia lagi kalau Indonesia itu adalah surga sampai-sampai hewan komodo Cuma mau tinggal di Indonesia tepatnya pulau komodo.
Untuk melengkapi keindahan alam Indonesia pemerintah kita selalu berupaya menciptakan keselarasan yang indah pula di lingkungan tempat tinggal kita. Dengan menciptkan lingkungan buatan berupa taman, bendungan, taman safari, hingga pulau buatan.
Namun beberapa tahun terakhir ini kita mendapati lingkungan di Negara kita yang rusak. Jelas hal tersebut sangat berdampak buruk bagi kelangsungan hidup setiap makhluk didalamnya, karena rusaknya lingkungan akan mengganggu keseimbangan ekosistem. Secara sederhana tidak ada tanaman hewan konsumen pertama tidak bisa mencari makan lalu mati, konsumen dua juga tidak bisa makan karena makanannya sudah mati, begitu terus saja selanjutnya sampai manusia pun juga tidak bisa makan. Mungkin hal tersebut yang akan menjadikan punahnya makhluk di bumi ini.


Berbicara tentang manusia, akhir-akhir ini kita dihebohkan dengan aksi seseorang remaja yang merusak lingkungan demi dianggap KEKINIANDia lah Heti Sundari yang menginjak taman bunga Amarylis Gunung Kidul Jogjakarta demi kata KEKINIAN. Pada caption postingan foto di social medianya pun menunjukan bahwa adalah seorang yang sangat tidak peduli dengan lingkungan. “gue foto disini,masalah? Bodo amat,suka suka gue dong. Ngurus hidup sendiri aja belum tentu bisa,sok-sokan ngurusin bunga yang layu di kebun” begitulah kata yang ditulis di caption foto tersebut. Hal tersebut jelas sangat membuat banyak orang marah dan memberikan komentar pada aksinya tersebut. Sebagai anak remaja kita seharusnya menjaga, merawat dan memlihara karunia Tuhan ini. Bukan merusak dan menghancurkan demi popularitas atau KEKINIAN. Bagaimana menurut kalian?